BANKING

Penyaluran Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp1.036 Triliun di Semester I-2026

Kunthi Fahmar Sandy 28/07/2026 17:38 WIB

BCA mencatat penyaluran kredit tumbuh 8 persen year on year (yoy) atau menembus angka Rp1.036 triliun di semester I-2026.

Penyaluran Kredit BCA (BBCA) Tembus Rp1.036 Triliun di Semester I-2026 (FOTO: iNews Media Group)

IDXChannel – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat penyaluran kredit tumbuh 8 persen year on year (yoy) atau menembus angka Rp1.036 triliun di semester I-2026.

Capaian tersebut didukung pendanaan solid, dengan pertumbuhan giro dan tabungan (CASA) 10,2 persen YoY mencapai Rp1.082 triliun. Adapun total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA naik 7,9 persen YoY mencapai Rp1.284 triliun. 

Sedangkan porsi CASA BCA mencapai sekitar 84,3 persen dari total DPK, dan Cost of Fund (CoF) konsisten terjaga. 

“BCA berterima kasih atas seluruh kepercayaan nasabah setia selama ini, sehingga kami dapat

terus tumbuh dan memberikan pelayanan terbaik. Kinerja BCA pada paruh pertama 2026 ditopang berbagai hal, seperti BCA Expoversary 2026 dan penyaluran kredit produktif ke berbagai sektor. Kami memastikan penyaluran kredit BCA dilakukan dengan selalu mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan kondisi likuiditas perusahaan,” kata Presiden Direktur BCA Hendra Lembong saat konferensi pers paparan Kinerja BCA di Jakarta Selasa (28/7/2026).

Dia melanjutkan, kredit BCA ditopang pembiayaan produktif Rp802 triliun, meningkat 11 persen YoY. Penyaluran kredit produktif mencakup pembiayaan korporasi yang tumbuh 13,6 persen YoY menjadi Rp513,4 triliun, serta kredit komersial dan UKM dengan pertumbuhan 6,6 persen YoY menjadi Rp288,5 triliun.

Sementara Rasio loan at Risk (LAR) dan non performing loan (NPL) terjaga masing-masing 4,9 persen dan 1,9 persen. Total laba BCA dan

entitas anak pada semester I 2026 mencapai Rp29,5 triliun.

Dia memaparkan, kredit hijau (green financing) BCA tumbuh 19 persen YoY mencapai Rp123 triliun. "Capaian ini salah satunya ditopang pembiayaan berkelanjutan ke sektor Energi Baru Terbarukan yang tumbuh hingga 82 persen YoY menjadi Rp7,7 triliun," ujarnya. 

Selain itu, kredit kendaraan bermotor listrik tumbuh 25 persen YoY mencapai Rp4 triliun.  Per Juni 2026, pendapatan non bunga BCA senilai Rp13,2 triliun atau tumbuh 11 persen YoY.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE