UBS Pertimbangkan Hengkang dari Swiss Jika Regulasi Diperketat
Raksasa perbankan UBS mempertimbangkan untuk memindahkan kantor pusatnya dari Swiss jika negara itu memperketat persyaratan modal.
IDXChannel - Raksasa perbankan UBS mempertimbangkan untuk memindahkan kantor pusatnya dari Swiss jika negara itu memperketat persyaratan modal.
Dilansir dari The Wall Street Journal (WSJ) pada Kamis (15/10/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa UBS saat ini mempelajari sejumlah opsi.
Sejumlah opsi tersebut yakni mengakuisisi lembaga keuangan Amerika Serikat (AS) dan memindahkan kantor pusatnya, merger dengan bank Eropa lainnya, atau diakuisi oleh bank AS.
Berdasarkan rencana yang sedang digodok pemerintah Swiss, UBS perlu memiliki tambahan USD20 miliar dalam modal Common Equity Tier 1 (CET1), serta mewajibkan unit asingnya untuk 100 persen didukung oleh modal CET1.
UBS menolak proposal tersebut, dengan mengatakan bahwa persyaratan 100 persen terlalu berlebihan dan akan merugikan daya saing internasionalnya.
Awal bulan ini, investor AS Artisan Partners mendesak UBS untuk meninggalkan Swiss, dengan alasan bahwa rencana pengetatan persyaratan modal akan menyulitkan bank itu.
Saat itu, UBS menolak gagasan Artisan Partners untuk meninggalkan Swiss. Pekan lalu, CEO Sergio Ermotti mengatakan bahwa tetap berada di Swiss baik untuk ekonomi negara itu dan pemegang saham. (Wahyu Dwi Anggoro)