ADB Peringatkan Asia Hadapi Skenario Terburuk Krisis Energi
Bank Pembangunan Asia (ADB) menyatakan bahwa Asia kini mengalami skenario terburuk krisis energi.
IDXChannel - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyatakan bahwa Asia kini mengalami skenario terburuk krisis energi.
Menurut lembaga pemberi pinjaman tersebut, setidaknya 15 negara telah meminta pinjaman darurat untuk mengatasi dampak perang di Iran.
Menurut Presiden ADB Masato Kanda, lembaga tersebut telah menerima permintaan resmi dengan nilai total USD4 miliar atau sekitar Rp71 triliun.
“Skenario terburuk kini telah terwujud dan sayangnya Asia-Pasifik adalah wilayah yang paling parah terkena dampaknya,” kata Kanda, dilansir dari The Financial Times pada Jumat (12/6/2026).
“Kenaikan harga energi, kenaikan harga transportasi, dan kenaikan harga input produksi kini telah terwujud," katanya.
Negara yang meminta pinjaman darurat antara lain Filipina, Sri Lanka, dan India.
Perang di Iran mengguncang industri minyak dan gas di Teluk, serta melumpuhkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Sebelum perang, banyak negara Asia yang bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah. (Wahyu Dwi Anggoro)