Bapanas Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Jayapura Terjaga
Bapanas meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan pokok.
IDXChannel - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan stok beras dan minyak goreng di Jayapura, Papua, dalam kondisi melimpah dan aman, terutama menjelang Idulfitri 2026.
Kepala Biro Keuangan, Pengadaan, dan Umum Bapanas, E Rini Yusniana meminta masyarakat agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan pokok.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Perum Bulog wilayah Papua, stok beras di Jayapura saat ini tercatat sekitar 2.000 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
Untuk memperkuat cadangan, Rini menyebut tambahan pasokan beras sebanyak 775 ton juga tengah dalam perjalanan menuju Papua.
Selain beras, ketersediaan minyak goreng rakyat merek MinyaKita turut dipastikan dalam kondisi aman. Di Gudang Bulog Argapura, Jayapura, stok MinyaKita tercatat mencapai 7.200 liter.
Pasokan tersebut diprioritaskan bagi pedagang di pasar pantauan guna menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar pasokan pangan tetap aman, terutama menjelang Idulfitri,” ujar Rini dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).
Sementara itu, realisasi bantuan pangan periode Oktober–November 2025 di wilayah Papua menunjukkan capaian positif. Penyaluran bantuan telah mencapai 97,5 persen.
Rini menegaskan, pemerintah terus menuntaskan distribusi bantuan hingga ke daerah dengan tantangan geografis dan kondisi keamanan tinggi, termasuk wilayah pegunungan.
Untuk 2026, alokasi penerima bantuan pangan di wilayah Tanah Papua tercatat sebanyak 838.696 penerima yang tersebar di enam provinsi.
Rinciannya meliputi Papua sebanyak 118.076 penerima, Papua Barat 74.044 penerima, Papua Barat Daya 78.965 penerima, Papua Pegunungan 265.356 penerima, Papua Selatan 73.601 penerima, dan Papua Tengah 228.654 penerima.
(DESI ANGRIANI)