ECONOMICS

Bisnis Hotel INPP Tak Terpengaruh Efisiensi Anggaran Pemerintah

Iqbal Dwi Purnama 14/08/2025 13:35 WIB

PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menilai kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja bisnis hotel.

Bisnis Hotel INPP Tak Terpengaruh Efisiensi Anggaran Pemerintah. (Foto YouTube IDXChannel)

IDXChannel - Emiten properti PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) menilai kebijakan efisiensi atau pengetatan anggaran pemerintah tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja bisnis hotel perseroan.

Direktur Utama INPP Anthony Prabowo Susilo mengatakan, hal ini karena porsi pasar Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dari pemerintah terhadap total pendapatan hotel INPP relatif kecil.

Sekitar 45 persen pendapatan perseroan berasal dari bisnis hotel, namun komposisi tamu dari sektor MICE pemerintah berada di bawah 15 persen. Sehingga, kebijakan pengetatan anggaran, terutama pengurangan kegiatan rapat-rapat di hotel tidak berdampak signifikan.

"Kebetulan saja, hotel kami sejak awal memang tidak fokus di pasar MICE berskala besar, melainkan lebih ke segmen wisatawan (tourism market)," ujarnya dalam podcast The Fundamentals IDXChannel, Rabu (13/8/2025).

Anthony menjelaskan, saat terjadi pengetatan anggaran, sekitar setengah dari pasar MICE pemerintah hilang, namun dampaknya terhadap kinerja tidak terlalu besar.

"Karena volumenya tidak banyak, tim sales kami bisa cepat mencari pasar lain, termasuk mengoptimalkan segmen ritel," kata dia.

Meski demikian, dia mengaku ada dampak dari adanya pengetatan belanja pemerintah terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan. Pada semester I-2025, awalnya perseroan menargetkan pertumbuhan double digit, namun belum tercapai.

Namun, pertumbuhan pada semester I-2025 masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Anthony menambahkan, saat ini INPP mengoperasikan 13 hotel dengan total 2.500 kamar, yang sebagian besar tidak bergantung pada pasar pemerintah.

"Itu salah satu PR dan arahan saya kepada tim, bagaimana caranya jangan hanya mengandalkan pagu pemerintah, tetapi lebih ke pasar produktif yang berkelanjutan. Dampak efisiensi anggaran memang ada, tapi masih cukup terjaga," ujarnya.

(Dhera Arizona)

>

SHARE