Bulog Diminta Optimalkan Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern
Pasokan beras nasional tetap aman karena pemerintah terus memperkuat stok cadangan beras pemerintah.
IDXChannel - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman meminta Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium. Hal ini dilakukan untuk memperkuat pasokan di jaringan ritel modern.
"Ketersediaan beras premium harus dipastikan menjangkau masyarakat, terutama setelah pemerintah melakukan pengawasan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi," kata Amran dikutip Senin (21/9/2026).
"Beras premium, kami minta Bulog optimalkan suplai ke toko-toko ritel modern," lanjutnya.
Pria yang juga menjabat Menteri Pertanian ini memastikan pasokan beras nasional tetap aman karena pemerintah terus memperkuat stok cadangan beras pemerintah (CBP), penyaluran beras premium, serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
"Stok CBP yang dikelola Perum Bulog per 18 September 2026 mencapai sekitar 4,6 juta ton, dengan penyaluran sepanjang tahun berjalan hingga pertengahan September sekitar 2,3 juta ton," katanya.
Kondisi ini, kata Amran menjadi modal pemerintah dalam menjaga ketersediaan beras nasional sekaligus memperkuat intervensi pasar ketika terjadi tekanan harga maupun gangguan distribusi.
Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah juga tengah memproses penambahan kuantum SPHP beras sebesar 1 juta ton yang akan diarahkan ke wilayah dengan kebutuhan tinggi.
"Selain memastikan ketersediaan beras medium dan SPHP, pemerintah memperkuat distribusi beras premium agar kebutuhan masyarakat pada berbagai segmen pasar tetap terpenuhi," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)