ECONOMICS

Dua Nama Calon Dewas LPI/INA Sudah Dikantongi, Purbaya: Semua dari Sektor Keuangan

Anggie Ariesta 11/02/2026 14:19 WIB

Peran Panitia Seleksi telah selesai dalam menjaring nama, dan kini bola panas berada di tangan Presiden Prabowo.

Dua Nama Calon Dewas LPI/INA Sudah Dikantongi, Purbaya: Semua dari Sektor Keuangan (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa proses pencarian Anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) telah mengerucut pada dua nama kandidat. 

Meski demikian, Menkeu masih menutup rapat identitas kedua sosok tersebut. Dia menjelaskan bahwa dirinya secara pribadi belum melakukan pendalaman lebih jauh melalui sesi wawancara terhadap para kandidat.

"Jadi emang saya belum pernah mewawancara kedua kandidat tadi," kata Purbaya dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Rabu (11/2/2026).

Purbaya menegaskan bahwa peran Panitia Seleksi telah selesai dalam menjaring nama, dan kini bola panas berada di tangan Presiden Prabowo

Presiden memiliki wewenang penuh untuk menentukan apakah akan memilih salah satu di antara mereka atau justru memulai kembali proses seleksi dari awal.

"Jadi diusulkan untuk eh jadi suratnya dikembalikan ke Presiden dengan arahan terserah Presiden mau pilih dari satu, dari dua, atau mengulang proses Pansel-nya," katanya.

Saat didesak mengenai kriteria dan rekam jejak kedua calon tersebut, Menkeu hanya memberikan gambaran umum bahwa keduanya merupakan profesional yang memiliki latar belakang kuat di industri finansial.

"Dari sektor keuangan semuanya," ujarnya singkat. Agenda pembahasan di DPR tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci, termasuk Anggota Dewas LPI yang kini juga menjabat sebagai COO BPI Danantara, Donny Oskaria.

Selain itu, tampak hadir jajaran Komisi XI DPR RI, termasuk sang Ketua, Mukhamad Misbakhun. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan strategisnya posisi Dewan Pengawas LPI dalam peta investasi nasional, terutama dalam menjaga sinergi dengan badan pengelola investasi baru, Danantara. Pengisian posisi Dewas ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola LPI sebagai sovereign wealth fund Indonesia dalam menarik investasi global.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE