ECONOMICS

Harga Avtur Naik di Tengah Pelemahan Rupiah, Kemenhub Bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat

Iqbal Dwi Purnama 06/05/2026 14:48 WIB

Evaluasi ini menimbang harga avtur yang kembali mengalami kenaikan pada awal Mei 2026.

Harga Avtur Naik di Tengah Pelemahan Rupiah, Kemenhub Bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal melakukan evaluasi terhadap kenaikan harga tiket pesawat yang dipertimbangkan naik hingga 13 persen. Evaluasi ini menimbang harga avtur yang kembali mengalami kenaikan pada awal Mei 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan pada Kamis (7/6/2026) pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas evaluasi kenaikan harga tiket pesawat yang sebelumnya ditetapkan boleh naik di kisaran 9-13 persen. 

"Besok itu kita bahas (harga avtur naik), dengan Menko Perekonomian. Iya kita lakukan evaluasi (kenaikan harga sebelumnya)," kata dia di Jakarta, Rabu (6/5/2026). 

Sebelumnya Indonesia National Air Carriers Association (INACA) melaporkan harga bahan bakar pesawat (avtur) per 1 Mei 2026 dari Pertamina kembali naik. Di Bandara Soekarno-Hatta pada periode 1-31 Mei 2026, harga avtur menjadi Rp27.358 per liter atau naik 16 persen dari periode 1-30 April 2026 yang sebesar Rp23.551 per liter.

Sementara kurs rupiah terhadap dolar AS per 4 Mei 2026 melemah ke Rp17.425 per USD atau naik 2,5 persen dibanding 1 April 2025 yang sebesar Rp17.017 per USD.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, mengaku kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap perusahaan maskapai di Indonesia. Pihaknya meminta agar Pemerintah segera melakukan penyesuaian tarif baru dan merevisi Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB).

(NIA DEVIYANA)

SHARE