IDXChannel—Pemerintah Swedia memperingatkan potensi kelangkaan avtur di kawasan Skandinavia akibat gangguan pasokan bahan bakar yang disebabkan oleh perang antara Iran dan Amerika Serikat serta penutupan Selat Hormuz.
Melansir AFP (29/4/2026), Menteri Energi Swedia Ebba Busch mengatakan peringatan dini ini diputuskan berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh Swedish Energy Agency.
“Meskipun nanti ada kesepakatan damai antara kedua negara tersebut besok, tetap perlu waktu untuk pemulihan sebelum akhirnya pasokan minyak dan gas kembali normal,” tutur Busch.
Pernyataan serupa pernah dikemukakan juga oleh International Air Transport Association (IATA) pada 8 April 2026. General Director IATA Willie Walsh mengatakan bahwa meskipun harga minyak mentah turun, harga avtur akan tetap naik.
IATA juga mengatakan bahwa meskipun Iran membuka akses Selat Hormuz, pemulihan harga avtur dapat berlangsung selama berbulan-bulan, mengingat kapasitas penyulingan di Timur Tengah banyak yang rusak.