IDXChannel - DPR RI meminta Kementerian Pertahanan (Kemhan) meninjau ulang distribusi anggaran pertahanan. Menurutnya, alokasi anggaran untuk TNI Angkatan Udara (AU) perlu diperbesar.
"Semoga anggaran dari Kemenhan khususnya bisa didistribusikan lebih pada peningkatan untuk TNI Angkatan Udara," kata Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin, Sabtu (13/6/2026).
Nurul menilai penambahan alokasi anggaran diperlukan, salah satunya untuk meningkatkan kesejahteraan pilot tempur.
Menurut dia, pendapatan yang diterima pilot tempur saat ini belum sebanding dengan tanggung jawab dan risiko yang mereka emban dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
"Kami jelas berharap bahwa kesejahteraan pilot tempur juga dinilai dengan baik. Kalau ada peningkatan, karena menurut kami nilainya sangat kecil," kata Nurul.
Dia menyoroti besaran anggaran TNI AU yang dinilainya masih belum memadai. Ia menyebut pagu indikatif TNI AU hanya berkisar Rp11 triliun, dengan sekitar 60 persen di antaranya dialokasikan untuk belanja pegawai.
"Hanya 40 persen untuk yang lain-lainnya. Kalau membandingkan dengan luas wilayah Indonesia dan segala yang harus dilakukan, jumlahnya masih terlalu kecil," kata dia.