IDXChannel - Pemerintah Indonesia terus mendorong masuknya investasi Rusia ke kawasan industri nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan klaster industri dan mempercepat transformasi manufaktur.
Ajakan tersebut disampaikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam ajang INNOPROM 2026 di Ekaterinburg, Rusia, melalui sesi Business Talk-Panel Discussion Dialogue between Russian and Indonesian SEZs/Industrial Estate: Regulatory Harmonization and The Development of International Industrial Clusters.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan pengembangan kawasan industri menjadi strategi pemerintah untuk mempercepat pemerataan industrialisasi sekaligus meningkatkan daya saing manufaktur nasional.
"Pengembangan kawasan industri merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pemerataan industrialisasi sekaligus memperkuat daya saing manufaktur nasional. Kawasan industri memainkan peranan penting dalam mempercepat transformasi industri nasional, mendukung hilirisasi, meningkatkan nilai tambah, menyerap tenaga kerja, hingga memperkuat daya saing industri Indonesia di tingkat global," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (29/7/2026).
Optimisme tersebut didukung oleh kinerja kawasan industri yang terus tumbuh. Sepanjang 2025, kawasan industri berhasil menarik investasi sebesar Rp6.744,58 triliun, meningkat 9,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta menyerap sekitar 2,35 juta tenaga kerja.