IDXChannel - Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa ekonomi global mengatasi dampak perang di Timur Tengah lebih baik dari yang diharapkan.
Dilansir dari Investing pada Jumat (11/9/2026), produk domestik bruto (PDB) global masih diperkirakan tumbuh sekitar 3,0 persen pada 2026.
Namun, lembaga keuangan internasional itu memperingatkan bahwa risiko yang dihadapi ekonomi global tetap tinggi.
Menurut Juru Bicara IMF Julie Kozack, harga minyak dan gas masih lebih tinggi dibandinhkan dengan sebelum perang.
Selain itu, tekanan utang global juga meningkat dan proses disinflasi telah terhenti.