IDXChannel - DBS Bank merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026 menjadi 5,3 persen. Penyesuaian estimasi dari perkiraan sebelumnya ini dipicu oleh realisasi laju ekspansi ekonomi nasional pada semester I-2026 yang tercatat lebih kuat dari perkiraan awal.
Senior Economist DBS Bank, Radhika Rao, menjelaskan kinerja solid pada paruh pertama 2026 disokong oleh terjaganya daya beli masyarakat, pemberian stimulus untuk rumah tangga, serta percepatan belanja pemerintah yang tumbuh hingga dua digit pada lima hingga enam bulan pertama.
"Karena kombinasi ini, kami harus menaikkan proyeksi pertumbuhan kami. Pertumbuhan diperkirakan akan lebih solid dari dugaan awal. Angka kami sekarang berada di 5,3 persen," kata Radhika dalam agenda media briefing "Membaca Arah Investasi Indonesia 2027 di Tengah Sinyal Global, Risiko, dan Peluang bagi Perusahaan Multinasional", Kamis (10/9/2026).
Meski demikian, Radhika memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026 akan sedikit melambat walau masih mampu bertahan di atas level 5 persen.
Laju yang sudah normal ini disebabkan oleh hilangnya sejumlah faktor penopang musiman yang terjadi pada semester pertama.
"Pada semester kedua tahun ini, kami melihat pertumbuhan masih bertahan di atas 5 persen, tetapi beberapa faktor sementara tersebut tidak akan terulang kembali. Itulah mengapa kami memperkirakan laju pertumbuhan yang sedikit lebih lambat," ujar dia.