IDXChannel - Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah menjadi produsen minyak terbesar di dunia.
"Sekarang kita adalah yang terbesar di dunia, dan itu tanpa Venezuela, yang baru saja kita tambahkan ke persediaan kita," kata Trump dalam sebuah rapat umum, dilansir dari Anadolu Agency pada Kamis (10/9/2026).
Trump memuji kesepakatan energi yang baru-baru ini dicapai dengan Venezuela. Perjanjian tersebut memberikan kendali atas cadangan minyak sebanyak 65 miliar barel di negara Amerika Latin itu.
"Itu merupakan kesepakatan terbesar dalam sejarah negara kita," kata Trump.
Gedung Putih mengatakan bahwa North American Blue Energy Partners (NABEP) mengamankan konsesi selama 100 tahun yang mencakup 17 ladang minyak di Venezuela.
Pakta tersebut diperkirakan menghasilkan royalti dan pajak sebesar USD200 miliar selama 25 tahun pertama, menurut Gedung Putih. Dana itu akan dialokasikan untuk rekonstruksi dan pembangunan sosial Venezuela.