sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU hingga Perluas Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Kontak

News editor Danandaya Arya Putra
09/09/2026 17:59 WIB
Sejumlah SRU telah melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar.
Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU hingga Perluas Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Kontak
Tim SAR Gabungan Kerahkan 7 SRU hingga Perluas Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Kontak

IDXChannel - Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Rabu (9/9/2026). Memasuki hari kedua pencarian, operasi diperluas dengan mengerahkan tujuh Search and Rescue Unit (SRU) ke sejumlah sektor.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad menyampaikan pihaknya memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh unsur serta sarana yang tersedia.

“Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian,” ujar Al Amrad dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Lebih lanjut, operasi pencarian dengan menggunakan KN SAR Tetuka 247 betugas melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan total jarak 68,3 nautical mile (NM). Sementara KAL Anyer menyisir area yang sama dengan total jarak 69,5 NM.

Pencarian juga dilakukan oleh RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan total jarak 67 NM. Selain melakukan penyisiran, tim juga melakukan pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga kawasan Krakatau.

Sementara itu, RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya menyisir Sektor 4 dengan total jarak 67,3 NM, sedangkan KRI Leuser dan KRI Lepu masing-masing melakukan pencarian di sektor yang telah ditentukan.

Sejumlah SRU telah melakukan pemantauan visual di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Rakata Besar. Namun, hingga laporan diterima, seluruh penyisiran masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dicari.

Sekira pukul pukul 13.31 WIB, SRU 1 yang menggunakan KN SAR Tetuka 247 melanjutkan pencarian berdasarkan titik koordinat SAR Map. Dalam proses pencarian tersebut, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik cukup tebal.

“Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan,” sambungnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement