sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPS: Pemutakhiran DTSEN Jadi Kunci Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Economics editor Anggie Ariesta
12/09/2026 03:00 WIB
Akurasi pemeringkatan desil sangat bergantung pada kebaruan data dasar yang digunakan, bukan sekadar penyesuaian pada metode kalkulasinya.
BPS: Pemutakhiran DTSEN Jadi Kunci Penyaluran Bansos Tepat Sasaran. Foto: iNews Media Group.
BPS: Pemutakhiran DTSEN Jadi Kunci Penyaluran Bansos Tepat Sasaran. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Direktur Metodologi Statistik dan Sains Data Badan Pusat Statistik (BPS), Setia Pramana, menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala agar data yang digunakan pemerintah tetap akurat dan mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Setia menjelaskan akurasi pemeringkatan desil sangat bergantung pada kebaruan data dasar yang digunakan, bukan sekadar penyesuaian pada metode kalkulasinya.

“Yang penting bukan hanya metodologi ranking, tetapi data yang di-ranking harus terkini, akurat, dan mutakhir,” ujar Setia di sela diskusi Metodologi Penentuan Desil dan Pengukuran Kemiskinan di Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Penentuan desil dalam DTSEN tidak hanya mengacu pada tingkat pengeluaran atau pendapatan semata, melainkan mengkalkulasi lebih dari 40 variabel indikator sosial-ekonomi seperti karakteristik rumah tangga, kondisi perumahan, kepemilikan aset, hingga akses sanitasi.

“Bukan desilnya yang harus dimutakhirkan, tetapi datanya. Kondisi masyarakat harus di-update sesuai kondisi saat ini. Desil bukan diurutkan berdasarkan pengeluaran saja. Kita punya lebih dari 40 variabel. Jadi, tidak ada batas pendapatan tertentu yang otomatis menentukan seseorang masuk desil tertentu,” ujar dia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement