IDXChannel - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti buka suara mengenai pengelompokan masyarakat berdasarkan desil tingkat kesejahteraan.
Amalia menjelaskan, pengelompokan tersebut dilakukan berdasarkan berbagai indikator atau variabel yang bersifat multidimensi.
Untuk memudahkan pemahaman, Amalia menganalogikan pengelompokan desil dengan sistem peringkat prestasi siswa di sekolah.
"Di-ranking dari urutan ranking 1 sampai 100. Berarti yang di-ranking 100 itu adalah dengan prestasi belajar yang paling rendah, ranking 1 yang paling tinggi," kata Amalia di Gedung Kementerian Sosial (Kemensos), Selasa (8/9/2026).
Menurut Amalia, penilaian terhadap prestasi seorang siswa tidak hanya didasarkan pada satu indikator. Ada berbagai aspek yang dapat menjadi pertimbangan, mulai dari nilai rapor hingga perilaku dan sikap siswa.