Harga Minyak Diprediksi Bertahan di Kisaran USD100 per Barel hingga Akhir 2026
Harga minyak global diprediksi akan tetap berada di kisaran USD100 per barel hingga akhir 2026.
IDXChannel - Harga minyak global diprediksi akan tetap berada di kisaran USD100 per barel hingga akhir 2026.
Menurut laporan JPMorgan, harga minyak global akan tetap relatif tinggi untuk waktu yang lama bahkan jika Selat Hormuz dibuka kembali bulan depan.
Laporan tersebut dirilis setelah harga minyak naik awal pekan ini, dipicu penolakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap proposal damai dari Iran.
Dilansir dari BBC pada Minggu (17/5/2026), Selat Hormuz telah lumpuh sejak perang antara Iran dan AS dimulai pada 28 Februari. Penutupan tersebut sangat mengganggu pasokan minyak dan gas global.
"Harga minyak akan tetap berada di kisaran USD100-an untuk sebagian besar sisa tahun ini, dengan rata-rata USD97 untuk keseluruhan 2026," kata laporan itu.
Selat Hormuz biasanya dilalui sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas global. Teheran mengancam akan menyerang kapal-kapal yang mencoba menyeberanginya sebagai balasan atas serangan AS-Israel.
Perusahaan-perusahaan energi besar mencatat lonjakan keuntungan karena harga minyak dan gas meroket di pasar global. (Wahyu Dwi Anggoro)