Inflasi AS Diprediksi Meningkat pada Desember 2025
Indeks harga konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) kemungkinan meningkat pada Desember 2025 seusai redanya dampak penutupan pemerintah atau government shutdown.
IDXChannel - Indeks harga konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) kemungkinan meningkat pada Desember 2025 seusai redanya dampak penutupan pemerintah atau government shutdown.
Dilansir dari Reuters pada Selasa (13/1/2026), hal ini akan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga bulan ini.
Pengumpulan data inflasi sempat terganggu pada Oktober-November akibat terhentinya aktivitas survei harga. Alhasil, laporan IHK untuk periode itu dianggap kurang lengkap.
“Kami memperkirakan laporan IHK akan menunjukkan pemulihan yang signifikan setelah masalah pengumpulan data pemerintah, karena penutupan pemerintahan,” kata Kepala Strategi Makro AS Oscar Munoz.
IHK kemungkinan meningkat sebesar 0,3 persen bulan lalu di tengah kenaikan harga makanan dan energi, terutama listrik karena pusat data, menurut survei ekonom Reuters. Angka tersebut lebih tinggi dari kenaikan 0,2 persen di periode sebelumnya
Dalam 12 bulan hingga Desember 2025, IHK diperkirakan meningkat 2,7 persen, sama dengan kenaikan pada November.
Inflasi yang lebih tinggi telah mengikis peringkat persetujuan Presiden Donald Trump dan akan tetap menjadi isu politik yang hangat pada 2026 karena Trump dan rekan-rekan Republiknya berjuang untuk mempertahankan kendali atas Kongres.
Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) memantau Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi untuk mempelajari kondisi inflasi. Bank sentral AS diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan semalam di kisaran 3,50 persen-3,75 persen pada pertemuan tanggal 27-28 Januari. (Wahyu Dwi Anggoro)