IDXChannel – Setelah membuka tahun 2026 dengan catatan positif, pasar saham Amerika Serikat alias Wall Street bersiap menghadapi potensi turbulensi pada pekan ini.
Investor kini mengalihkan fokus pada rilis data inflasi terbaru, dimulainya musim laporan keuangan emiten, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.
Mengutip Investing, indeks S&P 500 telah menguat 1 persen sepanjang Januari ini, melanjutkan tren kenaikan dua digit selama tiga tahun berturut-turut hingga akhir 2025.
Meski pasar terlihat solid, sejumlah analis memperingatkan adanya risiko yang mungkin belum sepenuhnya diantisipasi oleh pelaku pasar.
"Secara keseluruhan untuk tahun ini, fondasi pasar memang kokoh," ujar kepala strategi investasi di State Street Investment Management, Michael Arone.