ECONOMICS

MotoGP Mandalika 2025 Diproyeksi Berikan Dampak Ekonomi Nasional Rp4,96 Triliun

Anggie Ariesta 01/04/2026 17:55 WIB

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Kawasan The Mandalika menghasilkan dampak ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun.

MotoGP Mandalika 2025 Diproyeksi Berikan Dampak Ekonomi Nasional Rp4,96 Triliun. (Foto: Istimewa)

IDXChannel – Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Kawasan The Mandalika menghasilkan dampak ekonomi nasional sebesar Rp4,96 triliun. Nilai tersebut berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun oleh Lembaga Teknologi Manajemen Industri Institut Teknologi Bandung (LETMI ITB).

Pengembangan kawasan The Mandalika dinilai menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun ekosistem sport tourism di Indonesia yang mengintegrasikan sektor olahraga, pariwisata, serta pengembangan ekonomi lokal, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 sekaligus Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, mengatakan penyelenggaraan event internasional di Pertamina Mandalika International Circuit terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

“Berdasarkan studi dampak ekonomi yang disusun LETMI ITB, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 menghasilkan estimasi dampak ekonomi nasional mencakup peningkatan aktivitas pariwisata, perputaran ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, serta kontribusi terhadap penguatan national branding Indonesia di mata dunia. Angka ini mencerminkan multiplier effect yang jauh melampaui biaya penyelenggaraan event,” kata Troy dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan keberlanjutan penyelenggaraan event internasional di Mandalika dengan skema yang semakin optimal dan berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari peran kami sebagai agent of development dan value creator, InJourney Group dan ITDC berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, serta memastikan setiap langkah bisnis memberikan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi perusahaan, negara, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan yang dilakukan juga diharapkan dapat memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan Indonesia di tingkat global.

MotoGP Mandalika 2025 tercatat menghadirkan 140.324 penonton. Tingkat okupansi hotel selama penyelenggaraan acara mencapai 100 persen di kawasan Mandalika, sekitar 93 persen di Pulau Lombok, serta 90 persen di Kota Mataram.

Selain itu, lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam kegiatan tersebut dan lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap, dengan sekitar 67 persen di antaranya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE