Ojol Keluhkan Pendapatan Turun Usai Skema Potongan 8 Persen, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
Maman pun menilai penurunan pendapatan kemungkinan dipengaruhi oleh berkurangnya permintaan selama periode libur sekolah.
IDXChannel - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menanggapi keluhan sebagian pengemudi ojek online (ojol) yang mengaku pendapatannya menurun. Namun, dia menegaskan, hal itu bukan karena aturan baru potongan aplikasi 8 persen.
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil audiensi dengan 19 perwakilan komunitas dan asosiasi ojol dari berbagai platform, seperti Grab, Gojek, dan Maxim yang dilangsungkan di Kantor Kementerian UMKM, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026), mayoritas pengemudi justru menyambut positif kebijakan tersebut.
"Saya kan menanyakan bahwa ada isu kok katanya dengan komisi mereka ditambahin 92 persen justru pendapatan malah makin kecil. Kita tanyakan sama mereka, enggak juga," ujarnya.
Maman pun menilai penurunan pendapatan kemungkinan dipengaruhi oleh berkurangnya permintaan selama periode libur sekolah.
"Tapi bahwa mungkin ada juga yang menurun, harus dilihat sekarang lagi liburan sekolah. Kalau memang ada yang menurun, harus dilihat sekarang sedang masa liburan sekolah. Anak-anak sekolah libur, mahasiswa juga sebagian libur. Jadi itu bukan semata-mata karena masalah pembagian komisi," kata dia.
Maman menegaskan, para pengemudi yang ditemuinya justru merasa diuntungkan dengan kebijakan pembagian komisi baru tersebut. Dikatakan Maman, para ojol menilai aturan pembagian komisi yang memberikan porsi lebih besar kepada pengemudi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap mitra ojol.
"Kita tanyakan seperti apa pasca pemberlakuan komisi ini? Pertama, mereka menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan sebesar-besarnya kepada Pak Prabowo sebagai presiden dan juga beliau yang endorse dan mendorong kebijakan ini. Jadi ada apresiasi yang luar biasa," tuturnya.
(NIA DEVIYANA)