ECONOMICS

Pramono Kaji Optimalisasi Solar Panel di Jakarta, Tekan Ketergantungan Energi Fosil

Jonathan Simanjuntak 17/04/2026 21:55 WIB

Pramono Anung mengkaji optimalisasi penggunaan solar panel di DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan energi alternatif di ibu kota

Pramono Kaji Optimalisasi Solar Panel di Jakarta, Tekan Ketergantungan Energi Fosil. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengkaji optimalisasi penggunaan solar panel di DKI Jakarta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan energi alternatif di ibu kota.

Dengan demikian, tambah dia, penggunaan energi berbahan fosil bisa ditekan.

"Jakarta sekarang ini memang sedang mengembangkan salah satunya adalah solar panel. Kebijakan ini akan kami lakukan secara lebih rinci supaya ada alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil," ucap Pramono, Jumat (17/4/2026).

Selain melalui pengembangan energi alternatif, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah efisiensi untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong penggunaan transportasi umum di Jakarta.

Apalagi, kata Pramono, konektivitas transportasi umum di Jakarta kini sudah mencapai 93 persen. Dia meyakini mobilitas masyarakat dengan transportasi umum akan semakin mudah.

"Kami akan mengkampanyekan secara lebih masif penggunaan transportasi umum. Kenapa itu dilakukan supaya orang kemudian mulai mengurangi penggunaan kendaraan pribadi," kata Pramono.

Pramono bahkan tengah merancang kebijakan baru agar penggunaan transportasi umum semakin masif. Kebijakan ini menjadi tambahan dari penerapan work from home (WFH) pada Jumat dan kebijakan Rabu sebagai hari penggunaan transportasi umum bagi ASN DKI Jakarta.

"Saya sedang mempertimbangkan, kan kita hari Rabu transportasi umum, hari Jumat work from home, apakah akan ada kebijakan tambahan yang membuat apa kita melakukan efisiensi terutama hal yang berkaitan dengan penggunaan konsumsi BBM fosil," kata dia.

(NIA DEVIYANA)

SHARE