ECONOMICS

Purbaya Bakal Genjot Likuiditas Perbankan hingga Jaga Iklim Investasi Demi Pacu Ekonomi

Rohman Wibowo 05/02/2026 20:18 WIB

Purbaya menjanjikan kebijakan fiskal yang tepat sasaran sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti genjot likuiditas perbakan dan iklim investasi.

Purbaya Bakal Genjot Likuiditas Perbankan hingga Jaga Iklim Investasi Demi Pacu Ekonomi. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan kebijakan fiskal yang tepat sasaran sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Pernyataan Purbaya ini merespons rilis BPS soal pertumbuhan ekonomi nasional yang solid.

Ke depan, kata Purbaya, pemerintah bakal menggenjot beberapa stimulus ekonomi untuk menjaga indikator makro dalam tren positif. Dalam kebijakan fiskal ini, Purbaya menyiapkan perbankan sebagai salah satu tumpuan. 

"Saya pastikan likuiditas cukup di pasar dan perbankan bekerja dengan baik. Tidak ada kesulitan dunia usaha mencari pinjaman ke perbankan. Kami akan dorong kebijakan fiskal, belanjanya tepat waktu di awal tahun ini dan cepat," kata Purbaya saat ditemui di Istana Negara, Kamis (5/2/2026).

Sejalan dengan itu, Purbaya ingin memperbaiki iklim investasi. Intervensi perbankan ke level swasta dalam pendanaan dianggap berperan penting menjaga fundamental ekonomi, selain kepastian hukum bagi dunia usaha.

"Saya gerakkan fiskal, swasta, dan berkoneksi dengan moneter supaya semuanya berjalan secara optimal, dan kelihatannya sih bisa berjalan. Lihat triwulan keempat 2025 kan walaupun enggak optimal, jelas kan kelihatan kita bisa membalik arah ekonomi. Kami mendorong defisit ke arah yang limit-nya, untuk memastikan kita berbalik arah ekonominya, tanpa melewati batas yang membahayakan," tutur Purbaya.

Adapun, BPS merilis data terbaru tiga indikator strategis, yaitu Produk Domestik Bruto (PDB) , ketenagakerjaan, dan kemiskinan. Ketiga indikator ini memberikan gambaran penting mengenai arah perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia.

Di tengah dinamika perdagangan dan geopolitik global, ekonomi Indonesia tetap tangguh dan mencatat pertumbuhan yang solid. Pada triwulan-IV 2025, PDB Indonesia tumbuh sebesar 5,39 persen secara year-on-year, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,02 persen.

”Ekonomi Indonesia pada triwulan-IV 2025 tumbuh sebesar 5,39 persen yoy, salah satunya didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga,” kata Amalia pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

(Febrina Ratna Iskana)

SHARE