ECONOMICS

Timteng Membara, Goldman Sachs Peringatkan Harga Minyak Bisa Capai USD120 per Barel

Wahyu Dwi Anggoro 09/09/2026 12:57 WIB

Goldman Sachs memperingatkan bahwa peningkatan konflik di Teluk Persia dan Laut Merah dapat mendorong harga minyak mentah global ke atas USD120 per barel.

Timteng Membara, Goldman Sachs Peringatkan Harga Minyak Bisa Capai USD120 per Barel. (Foto: AP)

IDXChannel - Goldman Sachs memperingatkan bahwa peningkatan konflik di Teluk Persia dan Laut Merah dapat mendorong harga minyak mentah global ke atas USD120 per barel.

Harga minyak mentah Brent, patokan internasional, saat ini mendekati USD100 per barel.

Dilansir dari CBS News pada Rabu (9/9/2026), harga minyak telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah.

Iran dan Amerika Serikat (AS) saling serang dalam beberapa minggu ke belakang, sementara kelompok Houthi membombardir Arab Saudi baru-baru ini.

Pada Selasa, harga Brent sempat naik menjadi USD99,46 per barel. Selama dua bulan terakhir, Brent telah naik dari sekitar USD72 per barel

Peningkatan pertempuran di Timur Tengah mengikis harapan kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur maritim vital yang biasanya membawa seperlima aliran minyak dunia.

 "Faktor utama yang mendorong kenaikan harga tetaplah konflik geopolitik di Timur Tengah — baik konflik AS-Iran di Teluk Persia maupun konfrontasi antara Arab Saudi dan Houthi di Yaman — serta perang Rusia-Ukraina," kata analis dari konsultan risiko politik Eurasia Group dalam sebuah laporan. 

"Kekurangan kapasitas penyulingan global telah menambah tekanan kenaikan lebih lanjut, di samping permintaan yang berkelanjutan untuk produk olahan," katanya.

Harga bahan bakar solar, yang banyak digunakan di sektor truk, konstruksi, pertanian, dan kereta api, mencapai rekor tertinggi di AS pekan ini. (Wahyu Dwi Anggoro)

SHARE