ECONOMICS

Tony Blair Sambangi Danantara, Ungkap Minat Investor Global ke Proyek Strategis RI

Nia Deviyana 08/07/2026 19:55 WIB

Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyampaikan besarnya minat investor global untuk terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional di Indonesia.

Tony Blair Sambangi Danantara, Ungkap Minat Investor Global ke Proyek Strategis RI. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menyampaikan besarnya minat investor global untuk terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional di Indonesia. Hal itu dia ungkapkan saat kunjungannya ke kantor Danantara

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan P. Roeslani mengatakan, antusiasme investor global menjadi sinyal kuat kepercayaan pasar terhadap Indonesia. Danantara dipandang sebagai pintu masuk yang kredibel bagi investor internasional untuk menanamkan modal pada proyek-proyek strategis nasional.

“Minat tinggi investor yang disampaikan Tony Blair menegaskan bahwa Indonesia berada di radar utama investor global. Kami melihat antusiasme yang sangat besar untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi kita,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2026).

Rosan yang pada pertemuan tersebut didampingi Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria, dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, menilai kedatangan Tony Blair Bersama Tony Blair Institute for Global Change (TBI) memperkuat posisi Danantara Indonesia sebagai mitra utama bagi investor internasional yang ingin menanamkan modal di Indonesia. Rosan menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dibahas peluang kolaborasi untuk mempercepat transformasi BUMN, peningkatan investasi, dan pembangunan nasional.

Rosan menambahkan, respons positif investor menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi pemerintah, termasuk pembentukan Danantara, mendapat perhatian kuat dari pasar. Danantara akan menjembatani modal internasional dengan proyek-proyek strategis nasional yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi.

“Danantara siap menjadi jembatan bagi modal internasional untuk masuk secara efektif. Sentimen pasar sangat positif terhadap langkah-langkah yang diambil pemerintah,” kata Rosan.

Antusiasme investor juga tercermin dari kinerja investasi nasional. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mencatat realisasi investasi pada triwulan I-2026 mencapai Rp498,8 triliun atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut telah menyerap lebih dari 706 ribu tenaga kerja dan menjadi awal positif menuju target investasi nasional tahun ini.

Selain membahas peningkatan investasi, kedua pihak juga mengeksplorasi peluang kerja sama strategis guna memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. 

"Kunjungan ini kami harapkan akan semakin memperluas kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia dan mempercepat realisasi investasi pada proyek-proyek strategis nasional," kata Rosan.

(NIA DEVIYANA)

SHARE