ECONOMICS

Volume Ekspor Produk Minyak Sawit Tumbuh 9,5 Persen Jadi 32,3 Juta Ton

M Budi Santosa 01/03/2026 07:08 WIB

Sepanjang 2025, volume ekspor mengalami peningkatan sebesar 9,5 persen dari 29,5 juta ton menjadi 32,3 juta ton.

Volume Ekspor Produk Minyak Sawit Tumbuh 9,5 Persen Jadi 32,3 Juta Ton (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyebutkan sepanjang 2025, volume ekspor mengalami peningkatan sebesar 9,5 persen dari 29,5 juta ton menjadi 32,3 juta ton.

"Untuk nilai ekspor meningkat 29,2 persen pada tahun 2025, dari US27,7 miliar menjadi USD35,8 miliar," demikian data yang dikutip dari laporan Gapki, Minggu (1/3/2026).

Jika ditelaah lebih lanjut, ekspor menurut negara tujuan di 2025, mayoritas mengalami peningkatan, meski ke India, AS, dan Eropa turun. Ekspor ke India turun 17,8 persen dari 4,83 juta ton menjadi 3,97 juta ton. Ekspor ke EU turun 2,9 persen dari 3,33 juta ton menjadi 3,23 juta ton. Lalu ekspor ke AS turun 0,7 persen dari 2,22 juta ton menjadi 2,20 juta ton.

Sementara ekspor ke Afrika naik 30,9 persen dari 3,20 juta ton menjadi 4,19 juta ton. Ekspor ke China naik 12,0 persen dari 5,35 juta ton menjadi 5,99 juta ton. Ekspor ke Pakistan naik 7,1 persen dari 3,01 juta ton menjadi 3,22 juta ton. 

Adapun devisa ekspor dari sawit selama lima tahun terakhir berkisar antara USD27,7 miliar hingga USD39 miliar. Devisa dari kelapa sawit ini menjadi faktor Utama untuk menjaga neraca perdagangan Indonesia selama lima tahun selalu positif.

Kinerja positif ini masih terjadi sepanjang 2025 di tengah tantangan industri yang semaki tidak mudah. Secara umum. produksi tahun 2025 lebihtinggi dibandingkan produksi tahun 2024. Produksi CPO naik 7,2 persen dari 48,16 juta ton menjadi 51,66 juta ton. Konsumsi naik 3,8 persen dari 23,85 juta ton menjadi 24,76 juta ton.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE