Amazon MGM Studios Siap Produksi Tiga Serial Animasi dengan Bantuan AI
Amazon MGM Studios tetap menegaskan produksi dan operasional tetap bersifat manusia-sentris, AI hanya digunakan untuk membantu mempercepat pengerjaan.
IDXChannel—Amazon MGM Studios secara terbuka mengaku mulai memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dalam produksi filmnya. Lewat GenAI Creators Fund, perusahaan mendanai para pembuat film untuk mengakses alat produksi berbasis AI.
Pendanaan ini memungkinkan para pembuat film, startup, dan kreator digital untuk mengembangkan acara televisi dan film. Amazon MGM bekerja sama dengan Amazon Web Services (AWS) untuk membangun platform AI untuk produksi visual storytelling.
Melansir Variety (28/5/2026), meskipun begitu, Amazon MGM Studios tetap menekankan bahwa perusahaan tetap beroperasi secara manusia-sentris.
“AI adalah alat untuk memberdayakan kreativitas manusia dan memungkinkan pembuatan film dan acara TV yang sebelumnya tidak mungkin diproduksi,” tutur Chief Operating Officer Amazon MGM Studios, Albert Cheng.
Melalui program GenAI Creators’ Fund inilah Amazon MGM Studios berencana untuk meluncurkan tiga serial animasi untuk platform streaming Prime Video. Ketiga serial ini telah mendapatkan lampu hijau, sekalipun belum pasti kapan bakal disiarkan.
Ketiga serial ini adalah ‘Punky Duck’ yang dibuat oleh Jorge R. Gutierrez (‘The Book of Life’), ‘Love, Diana, Music Hunters’ oleh Albie Hecht (eks-Nickelodeon), dan ‘Cupcake & Friends’ yang dibuat oleh BuzzFeed Studios.
Tidak diketahui berapa dana yang digelontorkan Amazon MGM Studios untuk membiayai program tersebut. Namun, pendanaan ini mencakup produksi episode perdana (pilot). Lalu Amazon MGM akan memutuskan judul mana yang layak untuk dilanjutkan ke produksi penuh.
Adapun platform AI untuk produksi film buatan Amazon MGM dan AWS ini bernama Project Nara. Platform ini hanya tersedia secara eksklusif untuk pembuat film yang terpilih dalam program GenAI Creators’ Fund.
Amazon MGM menyebut Project Nara sebagai tempat kerja kolaboratif yang didesain untuk tim dan mengintegrasikan AI production agents dengan alat produksi yang sudah dipakai oleh para filmmaker seperti Maya, Blender, Nuke, Adobe, dan sebagainya.
Cheng mengatakan Project Nara dapat membantu menekan biaya produksi dan membuat pengerjaan lebih cepat. Dengan tiga proyek awal terpilih tadi, Amazon MGM memberikan tenggat waktu pengerjaan episode pilot selama lima minggu untuk membuktikan bahwa produksi dengan bantuan AI memang lebih cepat.
(Nadya Kurnia)