Kunjungan Wisatawan di Tiga Provinsi Ini Diprediksi Melonjak saat Libur Lebaran 2023
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, ada tiga provinsi yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran 2023.
IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, ada tiga provinsi yang berpotensi mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran 2023.
Sandiaga juga memprediksi akan ada beberapa destinasi wisata yang berpotensi banyak diminati wisatawan dan mengalami lonjakan kunjungan. Sehingga, ia pun mengimbau agar para pelaku pariwisata dan masyarakat, untuk mengantisipasi adanya fenomena tersebut.
Misalnya yang berpotensi terjadinya lonjakan pengunjung di Jawa Barat adalah Puncak Bogor, Cipanas, Cianjur, Tangkuban Parahu, Kawah Putih Ciwidey dan beberapa pantai di Jabar.
Kemudian untuk Jawa Tengah dan DIY yaitu Dieng, Baturaden, Bandungan Semarang, Candi Borobudur, Candi Prambanan dan beberapa destinasi lainnya. Lalu Jawa Timur yang favorit adalah Gunung Bromo, Wisata Jatim Park, Batu dan Taman Kebun Binatang.
"Ini yang harus kita pastikan agar tidak membludak dan layanannya lebih baik, lebih cepat, lebih nikmat dan tentunya dengan harga yang tepat," katanya dalam Weekly Press Brief with Sandi Uno secara virtual, Senin (10/4/2023).
Lebih lanjut, ia menuturkan, pergerakan masyarakat di momen Lebaran 2023 diprediksi mencapai 123,8 juta orang. Kemenparekraf menargetkan 25% dari target pergerakan wisnus tahun ini yaitu sebesar 300 juta-350 juta pergerakan dapat tercapai.
"Momen libur Lebaran ini ditargetkan akan ada perputaran ekonomi di sektor parekraf mencapai Rp100 triliun-Rp150 triliun. Untuk itu pelaku usaha yang bergerak di industri parekraf harus memanfaatkan momen libur ini dan memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan," terangnya.
Kemudian, Sandiaga pun mengajak pelaku usaha yang bergerak di industri parekraf memanfaatkan momen libur Lebaran 2023 untuk meningkatkan penjualan dan memberikan pelayanan terbaik agar wisatawan. Sehingga nantinya dapat menikmati aktivitas wisata dengan aman, nyaman dan menyenangkan.
"Mari kita gunakan momentum mudik kali ini untuk menghadirkan suatu proses mudik yang aman dan lancar," ujarnya.
Sandiaga pun mengimbau kepada pengelola objek wisata, harus memerhatikan kawasan pariwisatanya. Mulai dari pintu masuk, kelengkapan amenitas, tempat parkir, keamanan, kebersihan, dan kenyamanan.
Hal itu karena protokol CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) sudah menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang akan terus diterapkan.
"Karena ini adalah bagian dari bentuk pemulihan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Kita harapkan jangan hanya menjadi pajangan, tapi menjadi sebuah kebiasaan yang akan menjadi budaya kita dalam pelayanan yang clean, healthy, safety, and environment sustainability," pungkasnya.
(YNA)