ECOTAINMENT

Mandalika Siap Gelar GT World Challenge Asia 2026, Libatkan Pembalap dari 17 Negara

Iqbal Dwi Purnama 07/04/2026 16:34 WIB

Event ini akan menghadirkan puluhan tim dan pembalap dari 17 negara.

Mandalika Siap Gelar GT World Challenge Asia 2026, Libatkan Pembalap dari 17 Negara. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Mandalika International Circuit

Event ini akan menghadirkan puluhan tim dan pembalap dari 17 negara.

Ajang balap mobil GT3 tersebut dijadwalkan mempertandingkan seri ke-3 dan ke-4 dalam kalender resmi GT World Challenge Asia. Sebanyak 23 mobil GT3 dengan total 46 pembalap diperkirakan akan ambil bagian, mewakili berbagai negara seperti Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional. 

Menurutnya, ajang internasional seperti ini tidak hanya menghadirkan kompetisi berkelas dunia, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas pembinaan atlet serta industri olahraga di Tanah Air.

“Penyelenggaraan GT World Challenge Asia menjadi bagian dari upaya memperkuat sport tourism Indonesia sekaligus menunjukkan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah event internasional,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dari sisi penyelenggara, dukungan juga datang dari sektor pariwisata dan aviasi. 

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menilai ajang ini sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Mandalika di kancah global. Ia menyebut partisipasi peserta dari berbagai negara akan memberikan eksposur internasional yang signifikan bagi Indonesia.

"Event seperti ini menjadi key driver dalam menghidupkan destinasi, menciptakan trafik wisatawan, sekaligus membuka peluang investasi," ujar Veronica.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa penyelenggaraan event internasional secara konsisten telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kawasan Mandalika, mulai dari peningkatan okupansi hotel hingga pertumbuhan pelaku UMKM lokal.

"Mobilnya saja sudah kelas dunia. Ini bukan sekadar event balap, tetapi juga menjadi magnet bagi investor untuk melihat langsung potensi Mandalika," kata Fajar. 

Tak hanya berfokus pada balapan, penyelenggaraan tahun ini juga akan menghadirkan konsep yang lebih imersif dengan memadukan olahraga dan budaya. Opening ceremony dirancang lebih modern dengan melibatkan sekitar 500 talenta seni dari berbagai daerah, menampilkan kolaborasi tari dan musik yang mengangkat identitas budaya Indonesia.

Director of SRO Motorsport Asia, Benjamin Franassovici, menilai Mandalika memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan sirkuit lain di dunia. Menurutnya, kombinasi antara fasilitas balap berstandar internasional dan kekayaan budaya lokal menjadi daya tarik unik yang memperkuat posisi Mandalika dalam kalender motorsport global.

Selain menghadirkan kompetisi dan hiburan, event ini juga melibatkan sekitar 500 tenaga kerja lokal NTB dalam berbagai peran, mulai dari marshal hingga sektor hospitality, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat setempat.

Selama tiga hari penyelenggaraan, penonton akan disuguhkan rangkaian lengkap mulai dari sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Tiket tersedia dalam berbagai kategori, mulai dari Grandstand hingga paket eksklusif Royal Box, guna memberikan pengalaman menonton yang beragam bagi pengunjung.

Dengan skala internasional dan konsep penyelenggaraan yang semakin matang, GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika diharapkan kembali menarik perhatian pecinta motorsport dunia sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional.


(NIA DEVIYANA)

SHARE