ECOTAINMENT

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Laku 50 Persen, Bidik 145 ribu Penonton

Iqbal Dwi Purnama 02/09/2026 02:36 WIB

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaporkan penjualan tiket event MotoGP Mandalika 2026 sudah mencapai 50 persen.

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Laku 50 Persen, Bidik 145 ribu Penonton (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaporkan penjualan tiket event MotoGP Mandalika 2026 sudah mencapai 50 persen. 

Pada tahun ini, ditargetkan jumlah penonton mencapai 145 ribu, atau naik tipis dibanding tahun lalu sekitar 140 ribu penonton. 

Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan tingginya pergerakan penjualan tiket menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pergerakan tiket yang juga sudah hampir 50 persen dan saya rasa dengan sisa waktu 37 hari ini ke depan akan lebih baik," kata Troy saat ditemui usai acara Penandatanganan MoU Kolaborasi dan Sinergi Bisnis dalam mendukung Pertamina Grand Prix Indonesia of MotoGP 2026, di Jakarta, Selasa (1/9/2026). 

Menurut Troy, salah satu faktor yang mendorong penjualan tiket adalah kehadiran dua pembalap Indonesia yang akan turun dalam ajang MotoGP Mandalika tahun ini. Kehadiran dua pembalap tersebut dinilai dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menyaksikan balapan secara langsung.

"Penyediaan tiket early bird itu habis dalam waktu satu minggu setelah diluncurkan. Artinya mereka punya semangat untuk nonton. Dan sekarang sudah masuk ke pre-sale kedua," ujarnya.

Troy menambahkan, selain faktor pembalap Indonesia, nama-nama besar di MotoGP juga menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton. Salah satunya Marc Marquez yang kembali menjadi perhatian menjelang balapan di Mandalika.

"Tidak hanya local heroes, tapi pembalap yang sudah ada nih gimana nih yang punya nama besar atau nama-nama baru yang tidak diperhitungkan tiba-tiba muncul. Kan itu bisa terjadi," tutur Troy.

ITDC sendiri menargetkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini dapat menarik sekitar 140 ribu penonton. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong dampak ekonomi yang lebih besar dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Pada tahun lalu, Troy menyebut jumlah penonton MotoGP Mandalika mencapai sekitar 140 ribu orang dengan dampak ekonomi mencapai Rp4,9 triliun. "Tahun ini yang pasti kita berharap lebih tinggi. Karena sesungguhnya, sampai di tahun ini dukungan pemerintah lebih baik," katanya.

Untuk mendukung lonjakan penonton, ITDC juga telah menggandeng sejumlah mitra dari sektor transportasi dan akomodasi. Kerja sama dilakukan dengan maskapai, perusahaan tour and travel, Himbara hingga penyedia akomodasi alternatif.

ITDC juga mengantisipasi kebutuhan transportasi dengan kemungkinan adanya extra flight menuju Lombok selama periode MotoGP. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, penerbangan tambahan bahkan dapat berlangsung hingga dua hari setelah balapan.

Di sisi akomodasi, ITDC mengakui masih terdapat keterbatasan kapasitas di kawasan Mandalika. Namun, kondisi tersebut diantisipasi dengan menyiapkan sejumlah pilihan, termasuk camping ground, hotel, guest house, serta paket bundling antara tiket, transportasi dan akomodasi.

Troy mengatakan peningkatan permintaan akomodasi kini tidak hanya terasa di Mandalika. Dampaknya mulai meluas hingga kawasan Senggigi dan Mataram.

"Mandalika sudah hampir 100 persen, sudah sampai berdampak ke Senggigi. Jadi artinya ini pergerakan cukup bagus, Mataram sudah pasti berdampak," ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan MotoGP tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas pariwisata dan ekonomi di NTB.

ITDC berharap penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini dapat berlangsung lancar dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar, sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai salah satu destinasi pariwisata olahraga Indonesia.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE