ACRO Realisasikan 85 Persen Dana Hasil IPO per 30 Juni 2026, Simak Rinciannya
PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp61,07 miliar per 30 Juni 2026.
IDXChannel - PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp61,07 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah itu setara 85 persen dari total Rp74,93 miliar.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (11/7/2026), dana tersebut digunakan untuk pembelian mesin dalam rangka pengembangan produk baru, peningkatan dan otomatisasi proses produksi sebesar Rp21,55 miliar.
Kemudian Rp7,09 miliar dipakai untuk pembayaran utang bank, modal kerja sebesar Rp32,42 miliar.
Sehingga, sisa dana hasil IPO sebanyak Rp10,78 miliar atau 15 persen. Nantinya, akan digunakan untuk sewa gudang, pembelian kendaraan operasional dan peralatan gudang beserta kantor di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Perseroan menyatakan sisa dana hasil IPO tersebut ditargetkan digunakan pada semester III-2027.
Sebagai informasi, ACRO resmi mencatatkan sahamnya atau listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 Januari 2024.
ACRO menawarkan sebanyak 693,8 juta saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham. Jumlah saham yang dilepas lewat IPO ini setara dengan 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan penuh setelah IPO.
Perseroan menetapkan harga IPO sebesar Rp108 per saham. Harga IPO ini berada di batas atas dari penawaran awal antara Rp103-Rp108 per saham. Sehingga, perseroan mengantongi dana segar hingga Rp75 miliar.
(Dhera Arizona)