MARKET NEWS

Agenda Krusial Bayangi Wall Street Pekan Depan, Inflasi PCE hingga Data Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Nia Deviyana 27/09/2026 17:50 WIB

Wall Street pekan depan akan menghadapi agenda yang cukup sibuk dengan sejumlah rilis penting terkait inflasi, pasar tenaga kerja, dan kepercayaan konsumen.

Agenda Krusial Bayangi Wall Street Pekan Depan, Inflasi PCE hingga Data Tenaga Kerja Jadi Sorotan. Foto: AP.

IDXChannel - Wall Street pekan depan akan menghadapi agenda yang cukup sibuk dengan sejumlah rilis penting terkait inflasi, pasar tenaga kerja, dan kepercayaan konsumen.

Melansir AP News, laporan-laporan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana konsumen menghadapi kenaikan harga berbagai barang dan jasa, serta apakah kondisi lapangan kerja dan pertumbuhan upah masih tetap kuat.

Kelompok bisnis The Conference Board akan merilis survei kepercayaan konsumen untuk September pada Selasa. Survei tersebut menunjukkan kepercayaan konsumen yang berfluktuasi sepanjang tahun. Pada Agustus, tingkat kepercayaan konsumen turun ke level terendah dalam tujuh bulan.

Pada Rabu, Amerika Serikat akan merilis laporan inflasi penting, yakni indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (personal consumption expenditures/PCE) untuk Agustus. 

PCE menjadi salah satu indikator yang dipantau ketat oleh Wall Street dan Federal Reserve. Inflasi masih bertahan di atas 3 persen, sementara Federal Reserve baru-baru ini menaikkan suku bunga dalam upaya meredam tingginya harga. Bank sentral tersebut menargetkan inflasi sebesar 2 persen.

Harga bensin yang tinggi telah mendorong kenaikan inflasi secara lebih luas, menekan anggaran rumah tangga dan mengikis kepercayaan konsumen. Perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran telah menghambat pasokan minyak global sejak akhir Februari. 

Dampaknya terlihat langsung melalui kenaikan harga bensin, tetapi biaya bahan bakar yang lebih tinggi juga membuat ongkos pengiriman menjadi lebih mahal. Kondisi tersebut kemudian mendorong kenaikan harga berbagai barang, mulai dari makanan hingga pakaian.

Amerika Serikat akan merilis laporan ketenagakerjaan bulanan untuk September pada Jumat. Pasar tenaga kerja selama ini menjadi salah satu sektor ekonomi yang relatif tangguh, tetapi mulai menunjukkan lebih banyak tanda-tanda tekanan. Pertumbuhan upah juga melambat, sehingga pekerja semakin sulit menghadapi dampak kenaikan inflasi.

(NIA DEVIYANA)

SHARE