IDXChannel - Harga emas turun pada perdagangan Kamis (24/9/2026), menyentuh level terendah dalam sepekan.
Tekanan datang dari kenaikan harga minyak dan perubahan sikap bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) yang semakin hawkish sehingga memperkuat ekspektasi suku bunga lebih tinggi.
Harga emas spot turun 0,32 persen menjadi USD4.273,80 per troy ons, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 16 September 2026.
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger mengatakan emas masih terbebani oleh kenaikan harga energi dan suku bunga yang lebih tinggi.
"Emas terus terbebani oleh kenaikan harga energi serta suku bunga yang lebih tinggi. Dengan kenaikan harga energi, kekhawatiran terhadap inflasi semakin besar dan peluang kenaikan suku bunga tambahan oleh The Fed juga meningkat," kata Meger, seperti dikutip Reuters.