MARKET NEWS

Alamtri (ADRO) Siap Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana hingga Rp4 Triliun

Rahmat Fiansyah 11/03/2026 23:05 WIB

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali saham (share buyback) dalam rangka meningkatkan kepercayaan investor.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali saham dalam rangka meningkatkan kepercayaan investor. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali saham (share buyback) dalam rangka meningkatkan kepercayaan investor.

Perusahaan pertambangan itu  menyiapkan dana maksimal Rp4 triliun untuk menjalankan aksi korporasi tersebut. Dana tersebut sepenuhnya diambil dari kas internal perseroan.

"Pembelian kembali saham akan diakukan melalui BEI dan secara bertahap dalam jangka waktu paling lama 12 bulan," kata manajemen Alamtri melalui keterbukaan informasi, Rabu (11/3/2026).

Perseroan telah menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 April 2026. Salah satu mata acara rapat yakni meminta persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan buyback.

Perseroan sebelummya telah melaksanakan buyback saham tanpa mekanisme RUPS pada 16 Mei-2 Juni 2025 mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 13 Tahun 2023. Selamla periode buyback tersebut, perseroan menyerap 33 juta saham atau setara 0,11 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Kemudian, perseroan kembali menggelar buyback saham pada 3 Juni 2025 hingga 28 Februari 2026. Selama periode tersebut, jumlah saham yang diserap mencapai 556,2 juta saham atau setara 1,89 persen.

Dengan demikian, total saham hasil buyback alias saham treasuri ADRO mencapai 598,19 juta saham atau setara 2 persen. 

Manajemen Alamtri menjelaskan, alasan perseroan kembali melakukan buyback dalam rangka meningkatkan likuiditas perdagangan saham, sehingga diharapkan harga saham perseroan dapat mencerminkan fundamental. Selain itu, buyback saham juga akan memberikan pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor.

>

(Rahmat Fiansyah)

SHARE