AS Nyatakan Siap Kembali Bantu Jepang Intervensi Yen
Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyatakan siap untuk kembali mengintervensi pasar valuta asing dengan Jepang guna mengerek nilai tukar yen.
IDXChannel - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menyatakan siap untuk kembali mengintervensi pasar valuta asing dengan Jepang guna mengerek nilai tukar yen.
"Tindakan perdagangan mata uang asing yang terkoordinasi pada Jumat berhasil menangkal pergerakan yen yang terlalu fluktuatif," kata Bessent di platform media sosial X, dilansir dari CNA pada Senin (3/8/2026).
"Departemen Keuangan terus berkomunikasi erat dengan rekan-rekan kami di Kementerian Keuangan dan Bank Sentral Jepang. Kami tidak akan ragu untuk berpartisipasi dalam intervensi bersama lebih lanjut," katanya.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kerja sama itu adalah perwujudan dari persahabatan yang erat antara kedua negara.
Jepang mengadakan serangkaian intervensi pasar pekan lalu, setelah yen jatuh ke level terendah terhadap dolar AS.
"Kami sangat mendukung langkah-langkah Jepang yang tegas untuk mengoreksi valuasi yen yang terlalu rendah," kata Bessent.
Bessent mengindikasikan bahwa fasilitas pinjaman Otoritas Moneter Asing dan Internasional (FIMA) Federal Reserve (The Fed) digunakan dalam intervensi pasar pada Jumat.
"Fasilitas Repo FIMA adalah jaminan penting. Kita mendorongnya untuk diperbesar dalam beberapa bulan mendatang," kata Bessent.
Dibuat oleh The Fed selama krisis pandemi Covid-19, Fasilitas Repo FIMA memungkinkan negara-negara yang menyimpan surat berharga pemerintah di The Fed New York untuk mendapatkan pinjaman dolar AS hingga USD60 miliar hingga tujuh hari. (Wahyu Dwi Anggoro)