MARKET NEWS

Balik Rugi Jadi Laba, Minna Padi (PADI) Raup Rp24,74 Miliar hingga Kuartal III-2025

Desi Angriani 21/01/2026 22:30 WIB

Minna Padi mencatatkan perbaikan kinerja keuangan secara signifikan hingga akhir September 2025.

Balik Rugi Jadi Laba, Minna Padi (PADI) Raup Rp24,74 Miliar hingga Kuartal III-2025 (Foto: dok PADI)

IDXChannel - PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan secara signifikan hingga akhir September 2025. 

Emiten jasa perantara perdagangan efek ini mencatat lonjakan pendapatan usaha seiring menguatnya aktivitas transaksi pasar modal dan membaiknya kinerja perdagangan efek.

Hingga September 2025, pendapatan usaha PADI tercatat sebesar Rp38,47 miliar, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,44 miliar.

Manajemen PADI menjelaskan, lonjakan pendapatan terutama ditopang oleh berbaliknya laba belum terealisasi atas perdagangan efek menjadi positif Rp22,70 miliar, dari sebelumnya mencatatkan rugi Rp20,70 miliar per September 2024. 

Selain itu, laba terealisasi dari perdagangan efek juga melonjak signifikan menjadi Rp8,78 miliar, dari hanya Rp387 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi penghasilan lain-lain, perseroan membukukan Rp603 juta hingga September 2025. Angka ini menurun dibandingkan Rp528 juta pada periode sebelumnya, seiring meningkatnya beban keuangan. Beban keuangan tercatat naik menjadi Rp953 juta dari sebelumnya hanya Rp24 juta per September 2024.

Seiring pertumbuhan pendapatan usaha, laba neto tahun berjalan PADI berbalik menjadi positif. Hingga September 2025, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp24,74 miliar, melonjak dari posisi rugi Rp29 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

"Peralihan dari rugi menjadi laba ini terutama didorong oleh peningkatan kinerja pendapatan usaha," kata manajemen PADI dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, penghasilan komprehensif lain tercatat sebesar Rp753 juta, turun 76,10 persen dibandingkan Rp3,15 miliar per September 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya keuntungan nilai wajar atas aset keuangan yang diukur melalui penghasilan komprehensif lain.

Dengan demikian, total laba komprehensif hingga September 2025 mencapai Rp25,49 miliar, berbalik dari rugi komprehensif Rp25,85 miliar pada periode sebelumnya. 

Sepanjang Januari-Desember 2025, perseroan mencatatkan kenaikan transaksi yang cukup signifikan, baik dari sisi laba yang telah terealisasi maupun laba belum terealisasi atas perdagangan efek.

Memasuki 2026, Minna Padi akan tetap fokus pada pengembangan layanan online trading dan berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi pasar modal, sekaligus meningkatkan pembelajaran penggunaan platform online trading kepada nasabah maupun calon nasabah guna mendorong pertumbuhan transaksi yang berkelanjutan.

(DESI ANGRIANI)

SHARE