BBRI Berencana Terbitkan Obligasi Rp20 Triliun hingga 2021
Emiten perbankan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berencana melakukan penerbitan obligasi senilai Rp20 triliun.
IDXChannel – Emiten perbankan yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berencana melakukan penerbitan obligasi senilai Rp20 triliun. Penerbitan surat utang ini dilakukan secara berkala hingga 3 tahun mendatang dengan target awal penerbitan di semester I 2019.
Dijelaskan Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo, penerbitan obligasi dilakukan dengan skema penawaran umum berkelanjutan dengan masa penerbitan hingga 2021.
“Jadi ini diterbitkan selama 3 tahun, bisa Rp8 triliun, Rp8 triliun, Rp4 triliun. Tergantung likuiditas,” kata Haru seperti dikutip Okezone, di Jakarta, pada Jumat (4/1).
Hary menyatakan, penerbitan obligasi ini memang dilakukan untuk mendukung aksi korporasi perseroan selama 3 tahun kedepan. Selain itu, juga untuk memperkuat pendanaan jangka panjang.
“Iya (termasuk untuk pendanaan akuisisi perusahaan asuransi umum). Nanti diterbitkan sesuai dengan kebutuhan,” imbuhnya.
BRI saat ini tengah menyiapkan proses akuisisi perusahaan asuransi kerugian di tahun ini. Di mana sudah ada satu perusahaan yang tengah dibidik bank plat merah itu untuk merealisasikan aksi korporasinya.
“Kalau yang untuk industri perbankan belum ada rencana ke arah sana (akuisisi), tapi yang pasti adalah (akuisisi) asuransi kerugian,” tambah Direktur Utama BRI Suprajarto.
BRI sendiri sudah meyiapkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk proses akuisisi ini yang masuk dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2019.
Target Suprajarto bahwa aksi koorporasi ini bisa terealisasi pada semester I 2019. “Kan ada prosesnya, kita masih harus minta persetujuan Komisaris, Kementerian BUMN, dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” pungkasnya. (*)