Bursa Asia Bergerak Variatif di Awal Pekan, KOSPI Korsel Tertekan
Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Senin (24/8/2026).
IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak variatif pada perdagangan Senin (24/8/2026).
Bursa Jepang menguat tipis, sementara saham Korea Selatan tertekan lebih dari 1 persen akibat aksi jual saham Samsung Electronics.
Di Jepang, Nikkei Stock Average naik 0,3 persen menjadi 66.212,61, mengikuti penguatan Wall Street pada Jumat (21/8).
Pergerakan saham Jepang cenderung fluktuatif karena investor mencermati perkembangan perselisihan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada.
Melansir The Wall Street Journal, pembicaraan AS dan Kanada untuk mencapai kesepakatan dagang kandas pada menit-menit terakhir Jumat.
Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa perselisihan antara kedua negara, yang memiliki nilai perdagangan hampir USD900 miliar per tahun, dapat berkembang menjadi perang dagang terbuka.
Sejumlah saham menjadi penguat utama Nikkei. JX Advanced Metals naik 3,3 persen, Screen Holdings menguat 3,1 persen, sedangkan BayCurrent naik 3,0 persen.
Sementara itu, dolar AS berada di level 158,85 yen, dibandingkan 158,50 yen pada penutupan perdagangan Tokyo Jumat.
Di Korea Selatan, KOSPI turun 1,394 persen menjadi 6.822,66 pada pukul 08.55 WIB.
Pelemahan terutama dipicu jatuhnya saham Samsung Electronics setelah kebijakan pengembalian modal kepada pemegang saham dinilai mengecewakan.
Saham Samsung Electronics merosot 6,31 persen.
Menurut Reuters, pekan lalu, perusahaan semikonduktor tersebut menyatakan total pengembalian kepada pemegang saham tahun ini dapat mencapai 110 triliun won atau sekitar USD79,55 miliar.
Namun, sejumlah analis menilai angka tersebut masih lebih rendah dari ekspektasi.
Berbeda dengan Samsung Electronics, saham SK Hynix naik 1,91 persen.
Saham-saham berkapitalisasi besar lainnya bergerak beragam. LG Energy Solution naik 3,93 persen, sementara Samsung SDI melonjak 8,58 persen setelah Samsung Display mengumumkan rencana penjualan saham.
Saham Hyundai Motor dan Kia masing-masing turun 0,84 persen dan 0,31 persen. Di sektor baja, POSCO Holdings naik 5,65 persen, sedangkan Samsung BioLogics melemah 0,26 persen.
Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham senilai 1,3 triliun won.
Di bursa China, Shanghai Composite melemah 0,36 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong tergelincir 2,00 persen.
Sebaliknya, ASX 200 Australia naik 0,57 persen dan STI Singapura menguat 0,34 persen. (Aldo Fernando)