IDXChannel - Harga minyak mentah berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan ini seiring risiko pasokan yang masih tinggi akibat terbatasnya lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz.
Analis FX Empire James Hyerczyk menilai, selama jalur strategis tersebut belum kembali normal, tekanan pasokan masih menjadi penopang utama harga minyak.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Oktober ditutup pada USD87,06 per barel pada Jumat (21/8/2026), naik USD0,23 atau 0,26 persen.
Sementara Brent kontrak Oktober menguat USD0,61 atau 0,65 persen menjadi USD94,39 per barel.
Menurut Hyerczyk dalam analisisnya pada Minggu (23/8/2026), tren kenaikan harga masih terjaga. WTI kini mendekati level tertinggi utama pada 23 Juli di USD88,07 per barel.