IDXChannel - Harga minyak ditutup turun lebih dari 2 persen pada perdagangan Kamis (13/8/2026), berbalik melemah setelah mencatat kenaikan selama sepekan.
Investor menyoroti tanda-tanda pelemahan permintaan global serta lonjakan tajam persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS).
Kontrak minyak Brent dan minyak mentah AS sempat merosot lebih dari 3,5 persen sebelum memangkas kerugian.
Melansir dari Reuters, penurunan terjadi setelah laporan menyebut kelompok Houthi di Yaman menargetkan kilang Saudi Aramco dengan drone, sehingga kembali memicu kekhawatiran gangguan pasokan di tengah kondisi pasar minyak global yang masih ketat.
Kontrak berjangka (futures) Brent ditutup merosot 2,15 persen menjadi USD87,07 per barel, mengakhiri reli selama enam hari berturut-turut.