MARKET NEWS

Cinema XXI (CNMA) Siap Bagikan Saham Treasuri, Rasio 50:1

Rahmat Fiansyah 26/02/2026 17:05 WIB

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) siap membagikan seluruh saham hasil pembelian kembali saham alias saham treasuri.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) siap membagikan seluruh saham hasil pembelian kembali saham alias saham treasuri. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) siap membagikan seluruh saham hasil pembelian kembali saham alias saham treasuri kepada pemegang saham. 

Hingga 31 Januari 2026, perusahaan pemilik sekaligus operator bioskop Cinema XXI itu memiliki 1.698.015.400 saham treasuri. Jumlah tersebut setara dengan 2,03 persen dari total modal ditempatkan dan disetor persreroan. Saham treasuri ini merupakan hasil buyback sejak 24 Maret 2025.

Pembagian akan dilakukan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Adapun rasio pembagian ditetapkan 50:1 di mana setiap pemegang saham yang memiliki 50 saham CNMA akan mendapatkan satu saham treasuri. Saham treasuri memiliki nilai yang sama dengan saham biasa.

"Dalam hal terdapat sisa dari hasil pelaksanaan distribusi tersebut, maka sisanya akan dijual, baik di BEI maupun di luar BEI sesuai dengan ketentuan dalam POJK 29/2/2023," kata manajemen Cinema XXI melalui keterbukaan informasi, Kamis (26/2/2026).

Pembagian saham tersebut akan dilakukan dengan pembulatan ke bawah. Perseroan juga tidak akan membagikan saham dengan kepemilikan di bawah rasio yang ditetapkan alias di bawah 50 saham.

Usulan ini akan dibawa dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 6 April 2026. Jika disetujui, maka cum date di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 14 April 2026 dan didistribusikan pada 6 Mei 2026.

Dengan distribusi ini, maka seluruh pemegang saham akan memiliki saham tambahan. PT Harkatjaya Bumipersada misalnya selaku pemegang saham utama sekaligus pengendali CNMA akan memperoleh 900 juta saham tambahan, sehingga porsinya bertambah dari 53,99 persen menjadi 55,07 persen.

Sementara itu, pemegang saham publik juga akan mendapatkan saham tambahan dari 6,64 miliar saham menjadi 6,77 miliar saham. Alhasil, porsi free float naik dari 7,96 persen menjadi 8,12 persen.

Pembagian saham treasuri ini sekilas mirip dengan saham dividen. Namun, saham ini bukan saham baru, melainkan saham hasil buyback, sehingga distribusi saham ini tidak akan mengubah modal ditempatkan dan disetor perseroan.

(Rahmat Fiansyah)

SHARE