MARKET NEWS

Danai Proyek Besar, Elnusa Siapkan Capex Rp1,4 Triliun di 2020

Fahmi Abidin 18/02/2020 13:45 WIB

Demi mendanai proyek besar di 2020, emiten PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan capital expenditure (capex) Rp1,4 triliun.

Danai Proyek Besar, Elnusa Siapkan Capex Rp1,4 Triliun di 2020. (Foto: Ist)

IDXChannel – Demi mendanai proyek besar di 2020, emiten PT Elnusa Tbk (ELSA) menyiapkan capital expenditure (capex) Rp1,4 triliun. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding realisasi belanja modal tahun lalu Rp705 miliar.

Perseroan berencana mengalokasikan dana untuk beberapa proyek besar antara lain infrastruktur down stream seperti depo elpiji, terminal bahan bakar minyak (BBM), dan penambahan kapasitas terminal BBM.

Selain itu juga, perseroan akan menggarap fabrikasi hydraulic workover unit untuk jasa kerja ulang sumur. Tahun ini Elnusa juga menjajaki ekspansi bisnis di luar negeri seperti Timur Tengah, Alzajair dan Vietnam.

Diungkapkan Direktur Keuangan Elnusa Hery Setiawan, alokasi belanja modal Elnusa akan diambil dari kas internal serta pendanaan dari luar dengan opsi penerbitan surat utang. “Kami akan menyiapkannya secara bertahap, skemanya bisa berupa penawaran umum berkelanjutan (PUB) dengan target pada akhir kuartal II/2020,” ungkapnya di Jakarta, pada Senin (17/2/2020).

Rencana pendanaan dari pasar modal itu, tambah Hery, jumlahnya sekitar 50% dari total kebutuhan. Saat ini pihaknya masih mengkaji instrumen yang akan diterbitkan apakah obligasi, atau sukuk.

“Kami merupakan market leader jasa hulu migas dan distribusi logistik di Indonesia dan pembangunan infrastruktur bisnis hilir Pertamina. Pemanfaatan belanja modal ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sepanjang tahun ini,” sebutnya.

Elnusa menargetkan pertumbuhan pendapatan usaha pada Rp9,1 triliun dan laba bersih konsolidasi diharapkan tercapai di atas Rp400-an miliar di tahun ini. Tercatat sepanjang 2019, perseroan mencetak pendapatan usaha konsolidasi sebesar Rp8,4 triliun, tumbuh 27% dibanding perolehan 2018 yakni Rp6,6 triliun.

Pendapatan usaha konsolidasi tersebut dikontribusikan melalui segmen jasa distribusi dan logistik energi sebesar 49%, jasa hulu migas 46% dan jasa penunjang 5%. Selain itu, jasa hulu migas juga mencatatkan pertumbuhan signifikan yakni 45%, dari sebelumnya Rp2,6 triliun pada 2018 menjadi Rp3,8 triliun di 2019.

Sedangkan laba bersih konsolidasi Elnusa pada 2019 mencapai Rp356 miliar atau tumbuh 29% dibandingkan perolehan 2018 sebesar Rp276 miliar. Kontribusi laba bersih didominasi oleh segmen jasa distribusi dan logistik energi.

“Peralihan blok terminasi ke Pertamina dan gairah aktivitas eksplorasi migas memberikan peluang positif bagi Elnusa. Ini yang kemudian kami raih sebaik mungkin. Melalui strategi diversifikasi portofolio dan kompetensi jasa migas yang lengkap, hulu hingga hilir, kami memastikan untuk terus tumbuh,” katanya. (*)

SHARE