Direktur Dharma Polimetal (DRMA) Mundur usai 20 Tahun Menjabat
Direktur PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), Yosaphat Panuturi Simanjuntak mengajukan pengunduran diri sebagai direktur perseroan.
IDXChannel - Direktur PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), Yosaphat Panuturi Simanjuntak mengajukan pengunduran diri sebagai direktur perseroan. Dia mundur setelah 36 tahun bekerja di Dharma Polimetal.
Dalam suratnya, Yosaphat menilai keputusannya untuk mundur dari perusahaan komponen otomotif milik taipan TP Rachmat itu telah dipertimbangkan baik secara pribadi maupun profesional.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kesempatan, kepercayaan, dan kerja sama yang telah diberikan selama saya menjabat di perusahaan ini," katanya, Rabu (11/3/2026).
Yosaphat menjabat sebagai Direktur Dharma Polimetal sejak 2006 yang diperbaharui pengangkatannya dalam Akta No.199/2021. Dengan demikian, dia telah menduduki posisi itu selama 20 tahun.
Yosaphat lulus D3 jurusan Teknik Mesin dari Akademi Teknik Mesin Indonesia St. Mikael, Surakarta pada 1986. Selain menjabat sebagai Direktur Dharma Polimetal, dia juga merangkap jabatan sebagai Direktur Utama PT Dharma Precision Tools dan Direktur Utama PT Saikono Otoparts Indonesia.
Yosaphat bergabung bersama Dharma Polimetal sejak 1990 sebagai engineer. Kariernya terus meroket hingga dipercaya sebagai supervisor, manajer, hingga akhirnya direktur perseroan. Sebelum bergabung di Dharma Polimetal, dia pernah bekerja di PT Mega Eltra.
Saat ini, Yosaphat tercatat memiliki sebanyak 60,80 juta saham DRMA atau setara 1,29 persen dari total saham yang beredar. Dengan harga saham DRMA saat ini di level Rp970, kepemilikannya bernilai Rp59 miliar.
(Rahmat Fiansyah)