IDXChannel - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) menargetkan penjualan sekitar Rp6 triliun pada 2025, seiring upaya Perseroan memperkuat struktur pendapatan melalui ekspansi ke ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan diversifikasi bisnis di luar otomotif. Target ini disampaikan bersamaan dengan partisipasi DRMA dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
DRMA menilai bahwa peluang bisnisnya pada 2025 masih cukup baik, karena itu perusahaan berani memasang target penjualan sekitar Rp6 triliun. Pada pameran tersebut, DRMA menampilkan inovasi Battery Lithium 12V yang dikembangkan melalui unit bisnis Dharma Connect.
Manajemen menilai keikutsertaan di IIMS 2026 tidak hanya bersifat eksposur produk, tetapi juga menjadi bagian dari strategi bisnis untuk memperluas potensi kerja sama dan memperkuat posisi Perseroan dalam rantai pasok EV nasional.
Presiden Direktur PT Dharma Polimetal Tbk, Irianto Santoso, menyatakan bahwa pameran ini menjadi momentum bagi DRMA untuk menunjukkan arah pengembangan bisnis yang lebih berorientasi pada elektrifikasi dan energi terbarukan.
“Keikutsertaan DRMA pada IIMS 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan inovasi Perseroan sekaligus memperluas potensi kolaborasi dengan pelaku industri otomotif. Hal ini sejalan dengan strategi kami menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Irianto, dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (8/2/2026).