sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ditopang Bisnis EV, DRMA Optimistis Kejar Penjualan Rp6 Triliun

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
08/02/2026 20:00 WIB
DRMA menilai bahwa peluang bisnisnya pada 2025 masih cukup baik, karena itu perusahaan berani memasang target penjualan sekitar Rp6 triliun.
Ditopang Bisnis EV, DRMA Optimistis Kejar Penjualan Rp6 Triliun. (Foto: Inews Media Group)
Ditopang Bisnis EV, DRMA Optimistis Kejar Penjualan Rp6 Triliun. (Foto: Inews Media Group)

Dari sisi keuangan, target penjualan Rp6 triliun ditopang oleh kinerja yang relatif stabil pada segmen komponen roda dua dan roda empat, yang masih menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan. Namun, manajemen mengakui bahwa kontribusi dari bisnis kendaraan listrik dan segmen non-otomotif mulai meningkat dan diharapkan semakin signifikan ke depan.

Sebagai bagian dari diversifikasi, DRMA mengembangkan Battery Energy Storage System (BESS) serta solusi baterai untuk kendaraan listrik. Langkah ini bertujuan memperluas sumber pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada satu lini bisnis di tengah volatilitas industri otomotif.

Irianto menekankan bahwa ketahanan kinerja Perseroan sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi terhadap perubahan industri.

“Ketahanan kinerja DRMA merupakan hasil dari langkah adaptif Perseroan dalam merespons perubahan industri. Dengan strategi diversifikasi dan inovasi yang konsisten, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan jangka panjang dan terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement