MARKET NEWS

Ekspansi Bisnis, CGV (BLTZ) Hadirkan Layanan Pijat di Bioskop hingga Jual Kosmetik

Desi Angriani 16/06/2026 13:03 WIB

CGV berencana memperluas lini usaha di bidang perdagangan kosmetik dan layanan pijat.

Ekspansi Bisnis, CGV (BLTZ) Hadirkan Layanan Pijat di Bioskop hingga Jual Kosmetik (Foto: dok CGV)

IDXChannel - Pengelola jaringan bioskop CGV, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) berencana memperluas lini usaha di bidang perdagangan kosmetik dan layanan pijat

Manajemen BLTZ menjelaskan, pengembangan usaha ini akan difokuskan pada penjualan produk kosmetik melalui booth yang mengusung merek-merek asal Korea Selatan. 

Perseroan ingin memanfaatkan tren K-beauty yang terus berkembang sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif bagi pengunjung bioskop.

Selain itu, BLTZ juga menyiapkan integrasi tiket bioskop dengan layanan pijat yang dapat dinikmati pelanggan saat menonton film.

"Ekspansi usaha dilakukan dengan menambah lini penjualan kosmetik booth berfokus pada brand Korea, memanfaatkan K-beauty dan pengalaman belanja interaktif, serta inovasi berupa integrasi tiket bioskop dengan layanan pijat," tulis manajemen CGV dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (15/6/2026).

Untuk mendukung bisnis kosmetik, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp100 juta untuk setiap lokasi usaha. 

Dana tersebut akan digunakan untuk renovasi dan pengadaan rak display sebesar Rp30 juta, penyediaan stok produk awal Rp50 juta, pengadaan peralatan kasir, komputer, dan printer Rp5 juta, biaya perizinan Rp5 juta, serta promosi awal Rp10 juta.

Sementara untuk layanan pijat, perseroan tidak merencanakan investasi khusus pada tahap awal. Implementasi layanan ini hanya memerlukan penambahan menu pada aplikasi milik Perseroan dan penyesuaian pada sistem kasir yang telah digunakan saat ini.

Dalam pelaksanaannya, BLTZ tidak akan merekrut tenaga kerja maupun melakukan pengadaan barang secara langsung. Layanan pijat akan dijalankan oleh terapis dari pihak ketiga yang bekerja sama dengan Perseroan.

Layanan pijat ini diberikan di dalam auditorium ketika pelanggan sedang menikmati film. Adapun skema kerja sama yang digunakan adalah bagi hasil (revenue sharing).

Adapun pelanggan akan melakukan pembayaran jasa pijat melalui sistem pembayaran milik Perseroan. Selanjutnya, BLTZ akan menyalurkan bagian pendapatan kepada penyedia jasa pijat sesuai porsi yang disepakati dalam perjanjian kerja sama.

"Bisnis kosmetik maupun layanan pijat akan dijalankan secara langsung oleh perusahaan dan tidak melalui anak usaha maupun entitas afiliasi," tutur manajemen.

Rencana ekspansi ini akan dimintai persetujuan  dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 18 Juni 2026.

(DESI ANGRIANI)

SHARE