Gandeng Layar Digi, Alfamart (AMRT) Bakal Hadirkan Bioskop Mini
Alfamart (AMRT) berkolaborasi dengan Layar Digi akan menghadirkan Micro Cinema alias bioskop mini di gerai-gerai mililk Alfamart.
IDXChannel - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart (AMRT) berkolaborasi dengan Layar Digi akan menghadirkan Micro Cinema alias bioskop mini di gerai-gerai mililk Alfamart. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses terhadap hiburan menonton bioskop di berbagai daerah.
Berdasarkan data, saat ini hanya 21,7 persen masyarakat Indonesia yang memiliki akses langsung untuk menonton bioskop. Adapun sisanya, terutama di luar pusat kota, belum terlayani infrastruktur layar lebar.
Untuk mengatasi persoalan itu, Alfamart menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Layar Digi untuk memanfaatkan puluhan ribu jaringan Alfamart yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Dengan kerja sama ini, bioskop mini tersebut akan hadir di lantai dua gerai Alfamart. Untuk tahap awal, pilot project dilaksanakan di Alfamart Agricola di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang Banten pada Maret 2026. Ke depan, proyek ini akan menyasar hingga 50 kota di Indonesia.
Presiden Direktur Alfamart, Hans Prawira mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan peran perseroan sebagai toko berbasis komunitas. Dia mendukung penuh rencana menghadirkan Micro Cinema di gerai-gerai Alfamart.
“Melalui kolaborasi ini, gerai Alfamart tidak hanya memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menjadi ruang edukasi, interaksi, dan hiburan yang lebih inklusif bagi keluarga Indonesia,” kata Hans, dikutip Senin (23/2/2026).
Alfamart selama ini dikenal sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan pusat aktivitas komunitas. Melalui kolaborasi dengan Layar Digi, gerai Alfamart juga akan bertransformasi menjadi ruang kebersamaan baru, tempat masyarakat berkumpul, menonton, berinteraksi, sekaligus mendukung karya kreatif lokal.
CEO Layar Digi, Victor Timothy menambahkan, kolaborasi dengan Alfamart merupakan langkah strategis dalam misi membuka akses hiburan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Hiburan tidak seharusnya bersifat eksklusif. Lewat kolaborasi ini, kami ingin menjembatani kesenjangan akses hiburan sekaligus memperkuat ekosistem kreatif Indonesia," katanya.
Selain sebagai sarana hiburan, kehadiran Layar Digi juga diarahkan menjadi platform lintas sektor. Komunitas pendidikan dapat memanfaatkan layar ini sebagai media pembelajaran interaktif, sementara pelaku industri kreatif memperoleh ruang baru untuk memperluas jangkauan konten mereka ke publik yang lebih beragam, tidak hanya terpusat di kota besar.
Layar Digi merupakan perusahaan yang menghadirkan konsep baru berupa Micro Cinema yang lebih inklusif. Selain nama Victor Timothy sebagai CEO Layar Digi, ada juga nama Rahayu Saraswati yang bertindak sebagai Presiden Komisaris.
(Rahmat Fiansyah)