MARKET NEWS

Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen Akibat Eskalasi Konflik AS‑Israel Vs Iran

TIM RISET IDX CHANNEL 02/03/2026 09:00 WIB

Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen pada Senin (2/3/2026) pagi setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran.

Harga Emas Naik Lebih dari 1 Persen Akibat Eskalasi Konflik AS‑Israel Vs Iran. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen pada Senin (2/3/2026) pagi setelah AS dan Israel melancarkan serangan besar ke Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, meningkatkan ketegangan geopolitik dan memperdalam ketidakpastian ekonomi global.

Emas spot tercatat naik 1,72 persen menjadi USD5.368,09 per troy ons pada pukul 07/10 WIB, mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat minggu.

Israel melancarkan gelombang serangan baru ke Teheran pada Minggu dan Iran membalas dengan rentetan rudal tambahan, sehari setelah tewasnya Khamenei yang mendorong Timur Tengah dan ekonomi global ke ketidakpastian yang semakin dalam.

“Kecuali eskalasi sebelumnya dalam konflik ini, kali ini ada insentif cukup kuat bagi kedua pihak untuk terus meningkatkan serangan. Dan itu berisiko menciptakan lingkungan yang cukup kacau, tidak pasti, dan volatil lebih dari beberapa hari. Dinamika untuk emas sangat positif,” ujar analis pasar keuangan senior di Capital.com, Kyle Rodda, dikutip Reuters.

Emas, sebagai aset safe-haven tradisional, telah mencetak rekor berturut-turut tahun ini akibat meningkatnya ketidakpastian politik dan ekonomi global.

Kenaikan terbaru ini melanjutkan lonjakan 64 persen pada 2025, yang didorong oleh pembelian kuat dari bank sentral, arus masuk yang besar ke reksa dana berbasis emas, dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter AS.

Minggu lalu, J.P. Morgan dan Bank of America menegaskan kembali bahwa harga emas bisa menembus level kunci USD6.000. J.P. Morgan memperkirakan permintaan dari bank sentral dan investor cukup tinggi tahun ini untuk mendorong harga mencapai USD6.300 per ons pada akhir 2026.

Data Jumat lalu menunjukkan harga produsen AS naik lebih dari perkiraan pada Januari, menandakan inflasi bisa meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

Investor juga akan mengamati serangkaian data pasar tenaga kerja AS pekan ini, termasuk laporan pekerjaan ADP, klaim pengangguran mingguan, dan laporan non-farm payroll.

Sementara, harga perak spot naik 1,68 persen menjadi USD95,35 per ons setelah mencatat kenaikan bulanan pada Februari.

Platinum spot naik 0,74 persen menjadi USD2.382,15 per ons, sementara paladium meningkat 0,25 persen ke USD1.790,60 per ons. (Aldo Fernando)

SHARE