MARKET NEWS

Harga Logam Dasar Menguat, Tren Dinilai Cenderung Sideways

TIM RISET IDX CHANNEL 20/02/2026 10:16 WIB

Harga logam dasar secara umum menguat pada sesi perdagangan Asia, Jumat (20/2/2025).

Harga Logam Dasar Menguat, Tren Dinilai Cenderung Sideways. (Foto: Harum Energy)

IDXChannel – Harga logam dasar secara umum menguat pada sesi perdagangan Asia, Jumat (20/2/2025).

Harga tembaga dengan kontrak (futures) tiga bulan di London Metal Exchange naik tipis 0,1 persen ke USD12.819,00 per metrik ton. Aluminium menguat 0,2 persen dan seng bertambah 0,15 persen, sementara nikel turun 0,3 persen.

Menurut analis Sucden Financial, dikutip Dow Jones Newswires, komoditas tersebut terlihat mulai stabil ketimbang membentuk tren baru, dengan kenaikan harga yang menemui resistensi dan volume transaksi terkonsentrasi di sekitar titik balik.

“Kami memperkirakan pergerakan sideways tetap menjadi pola dominan dalam jangka pendek,” tambah mereka.

Sementara, perak bertahan di atas USD78 per troy ons pada Jumat, menuju kenaikan mingguan pertamanya dalam empat pekan, ditopang meningkatnya ketegangan geopolitik dan tipisnya volume perdagangan di Asia.

Mengutip Trading Economics, ketegangan antara AS dan Iran kian memanas setelah Presiden Donald Trump memperingatkan Teheran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya atau menghadapi konsekuensi.

Iran juga memberi sinyal potensi pembalasan terhadap pangkalan AS jika terjadi serangan.

Volume perdagangan komoditas tetap lesu pekan ini karena sejumlah pasar utama Asia, terutama China, tutup dalam rangka libur Tahun Baru Imlek.

Perak dan logam mulia lainnya sebelumnya mengalami reli tajam yang diikuti aksi jual besar-besaran bersejarah, sebagian besar dipicu aktivitas spekulatif para trader China.

Sementara itu, pelaku pasar menanti rilis data ekonomi penting AS yang berpotensi memengaruhi arah kebijakan Federal Reserve (The Fed).

Risalah pertemuan terbaru FOMC menunjukkan para pembuat kebijakan terbelah dalam memandang prospek suku bunga, dengan sebagian menilai kenaikan lanjutan masih diperlukan jika inflasi tetap tinggi. (Aldo Fernando)

SHARE